Hanya satu statemen sebetulnya, dan tidak pernah terulang lagi. Namun implikasinya parah, lantaran para “bandwagon” sebenarnya, yakni nyamuk pers, melihat hal itu sebagai eksploitasi untuk menciptakan karakter-karakter yang diperlukan dalam sebuah dramaturgi (dan dramatisasi) peristiwa. Media menciptakan euforia pertentangan protagonis dan antagonis dalam balut puritanisme bermusik. Polar Pearl Jam dan kutub Nirvana telah tercipta.
October 19th, 2009
Lantas, apa urgensi PJ.Id menyelenggarakan “Listening Party” untuk Backspacer? Kami beranggapan bahwa Backspacer sangat penting untuk dikampanyekan. Oke, kita akan simpan apresiasi musiknya untuk even Listening Party nantinya, di mana kalian bisa menyampaikan pendapat pribadi tentang Backspacer dalam sesi diskusi (selain live band membawakan lagu Backspacer dan pemutaran video eksklusif) yang juga diadakan dalam acara. Di sini, ada 10 hal kenapa kami menyambut Backspacer dengan antusias yang mungkin bisa membuat Anda sekalian tergerak untuk melangkahkan kaki ke acara Listening Party, atau yang juga kami harapkan, berbondong-bondong ke toko kaset untuk membeli kopi Backspacer untuk Anda sendiri!
October 6th, 2009