Sea Unicorn

June 15, 2007

Pernah bermain ABCD? Permainan masa kecil yang dimulai dengan menyebut
"keyword" berupa kata umum, misalnya "binatang", kemudian mengacak
(biasanya memakai jumlah jari peserta) untuk didapatkan satu huruf
abjad (sesuai jumlah jari). Peserta nanti diminta menyebut nama
binatang (kata khususnya) yang dimulai dengan awalan huruf terpilih. Just refreshing.
Beberapa waktu yang lalu, saya sempat memainkan game ini dengan istri saya dengan keyword binatang.
Sampai huruf "N", saya sempat berpikir lama dan entah kenapa
satu-satunya binatang yang terlintas di kepala saya adalah "narwal".
Tapi entah kenapa pula saya merasa binatang ini tidak terlalu populer
di mata awam, dan bila disertai dengan deskripsi rasanya akan disambut
dengan cengangan tidak percaya.

Ilustrasinya kurang lebih begini:


Well,
saya tidak akan menyalahkan Anda jika sulit mempercayai makhluk ganjil
semacam itu. Tetapi eksotisme narwal adalah memang demikian adanya.
Narwal adalah mamalia laut, kerabat dekat paus (ordo Cetacea), dengan
panjang 7-8 meter dengan "tombak" panjang serupa tanduk di depan
moncongnya sampai 3 meter-an. Tombak narwal itu belum diketahui secara
pasti kegunaannya. Awalnya, banyak spekulasi jika tombak tersebut
digunakan untuk menyingkirkan es yang menghalangi jalannya, mengingat
habitat Narwal berada di Artik (kutub utara). Kemudian ada yang
berpendapat jika tombak narwal berfungsi seperti tanduk rusa, yaitu
untuk peragaan. Hal ini dipicu kemunculan "adu tombak" yang dikenal
dengan sitilah tusking. Riset terbaru menunjukkan jika tombak narwal
tersebut memiliki partikel sensor yang terhubung dengan syarafnya. Hal
itu mendorong spekulasi bahwa tombak tersebut berfungsi sebagai organ,
meski belum diketahui pasti. Teori lain yang cukup terkenal menyatakan
jika tombak narwal adalah sensor pemancar gelombang. Hal ini didasari
oleh statement tentang partikel sensor serta kenyataan bahwa kebanyakan kerabat paus memiliki kemampuan berkomunikasi melalui gelombang.

800pxnarwal

Istilah
narwal dalam bahasa Indonesia berasal dari istilah Inggris "narwhal".
Kata tersebut diadopsi dari bahasa Norse, "nar" yang berarti "tubuh".
Disebut demikian karena warna dasar narwal adalah berwarna coklat muda
seperti kulit manusia.

Narwal merupakan karnivora di rantai makanan ekosistem kutub. Makanan utamanya adalah ikan cod, sementara pemburu utamanya adalah paus orca dan
beruang kutub. Narwal jarang meninggalkan lautan Artik, sehingga tidak
banyak orang menyaksikan langsung keberadaan makhluk ini. Hal ini juga
didukung dengan fakta bahwa narwal juga tahan hidup di dalam air
berjam-jam. Dulu, narwal dianggap sebagai penjelmaan unicorn oleh
bangsa Viking dan orang Eropa di abad pertengahan. Oleh karena itu,
narwal sempat diburu karena tombaknya diyakini membawa khasiat khusus.
Sekarang, pemburu narwal hanyalah suku asli Artik, yakni orang Inuit,
disamping predator alaminya.

Kekurang-populeran narwal ada
baiknya juga. Hal ini sedikit banyak mencegah spesies unik ini dari
bahaya kepunahan. Minat pemburu tidak akan sebesar mereka menghabisi
spesies populer lain model beruang kutup atau anjing laut. Sisi
buruknya? Ya itu tadi…susah diajuin di permainan ABCD. Hehehehe.

Entry Filed under: Wildlife. .



2 Comments Add your own

  • 1.    Rofii'ah  |  June 20th, 2007 at 1:03 am

    N? gimana kalo Nyamuk?
    siapa pemenangnya, mas Helman atau istri? kalau saya dulu yang kalah kena hukuman, biasanya wajahnya dicoret pake bedak.

  • 2.    Helman  |  June 21st, 2007 at 4:34 am

    Hehehe…itu sih saking bencinya sama “Nyamuk” jadi males nyebutin. Ngga ding..kalo pengen diniatin sih bisa aja nyebut “Ngengat”, “Nuri”, etc…

Leave a comment

hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

June 2007
M T W T F S S
« May   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Categories

Archives

Tags

Recent Comments

Links